Juni 21, 2024

bundarsatu

Portal Olahraga Ringan dan Menarik

Sudah Laporkan PSSI, PSMS Minta Persiraja Dihukum Berat

2 min read
Bus PSMS Medan dikepung

Bus PSMS Medan dikepung

bundarsatu.com – PSMS Medan meminta Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan saksi tegas terhadap Persiraja Banda Aceh.

PSMS Medan meminta tersebut bukan tanpa sebab. Hal tersebut setelah kerusuhan yang terjadi di Stadion Harapan Bangsa, Banda ACeh, Sabtu (18/11), seusai melawan Persiraja Banda Aceh.

Tindakan kurang sportif yang dilakukan suporter Persiraja tersebut seperti mengingatkan kembali tragedi kerusuhan Kanjuruhan yang masih membekas.

Hal itu sejatinya harus menjadi perhatian khusus bagi PT LIB, selaku operator liga agar mengawasi ketat peserta kompetisi liga di tanah air.

Aksi tak terpuji tersebut dilakukan pendukung Persiraja dengan melempari botol mineral, batu bahkan terhadap para pemain PSMS.

Selain itu, suporter Persiraja Banda Aceh juga melakukan aksi penyanderaan terhadap official, pelatih dan pemain PSMS.

Karena hal tersebut membuat punggawa PSMS tidak bisa meninggalkan Stadion.

Punggawa klub berjulukan Ayam Kinantan baru bisa keluar dari Stadion pada Minggu (19/11) pukul 01:00 waktu dini hari.

Dua wiper dan spion bus milik PSMS Medan patah. Bus juga dilempari saat meninggalkan stadion saat pemain dan offisial berada di dalamnya.

baca juga yuk -> Laga Persiraja Banda Aceh Melawan PSMS Medan Terjadi Insiden Lemparan Botol

Belum lagi aksi pengeroyokan terhadap Rachmat Hidayat yang diduga dilakukan oleh Wakil Presiden Persiraja, Yudi Cot Ara dan rekannya, hingga membuat pemain tersebut mengalami luka pukulan pada kepala bagian depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *